MUSDA PAN SOLO Ini 4 Kader Yang Mendaftar Calon Ketua DPD PAN Solo

Musda PAN Solo, ada empat orang yang mendaftar calon ketua DPD PAN Solo. Solopos.com, SOLO– Empat kader Partai Amanat Nasional (PAN) Solo memanaskan konstelasi jelang Musyawarah Daerah (Musda) PAN setelah mendaftar sebagai bakal calon ketua DPD PAN periode 2016-2020. Jumlah kandidat bakal calon kemungkinan akan terus bertambah mengingat pendaftaran baru ditutup 15 Mei. Informasi yang dihimpun Solopos.com, nama-nama seperti Achmad Sapari (Sekretaris Fraksi PAN), M. Kurniawan (Wakil Sekretaris DPD), Bekti Suharto (Wakil Ketua DPD) dan Epi Rizadi (Wakil Bendahara DPD) resmi mendaftar bakal calon formatur dalam Musda yang digelar 22 Mei di Hotel Sahid Jaya. Ketua Steering committee (SC) Musda, Syaiful Syahri, mengatakan penjaringan bakal calon formatur untuk menjadi ketua umum dimulai 8 Mei hingga 14 Mei. Hingga hari kedua pendaftaran, sudah ada empat kader siap bertarung. Syaiful memerkirakan masih ada enam kader lain yang memertimbangkan maju dalam Musda. “Melihat situasi politik terkini, kemungkinan ada 10 nama bakal calon,” ujarnya saat jumpa pers di Boga-Bogi, Senin (9/5/2016) siang. Syaiful mengatakan pendaftaran bakal calon akan diikuti verifikasi pada 15-16 Mei. Dia mengatakan kandidat ketua umum wajib memiliki integritas, tidak pernah dijatuhi hukuman pidana lima tahun ke atas hingga bebas narkoba. “Kami juga akan menguji visi-misi bakal calon dengan mengundang sejumlah akademisi,” jelasnya. Ketua DPD PAN, Umar Hasyim, mengatakan nama-nama yang lolos penjaringan dan penyaringan panitia akan dikirim ke DPW Jawa Tengah. Umar mengatakan DPW berhak menentukan bakal calon yang direkomendasi menjadi calon ketua. Menurut Umar, Musda akan langsung menentukan ketua terpilih jika rekomendasi yang turun dari DPW tak lebih dari empat nama. “Empat nama tersebut plus satu perwakilan DPW bermusyawarah untuk menentukan ketua. Namun jika rekomendasi lebih dari empat nama, perlu ada voting yang diikuti 66 pemilik suara untuk memilih empat nama formatur.” Umar mengatakan rekomendasi DPW akan diumumkan last minute untuk menghindari friksi di internal PAN. Diketahui, sejumlah kader khawatir DPW menjatuhkan palu godam dengan menunjuk langsung empat formatur. Hal tersebut dinilai mengebiri proses demokrasi partai. Syaiful Syahri menambahkan bakal calon formatur akan diminta menandatangani pakta integritas jelang Musda. Hal ini untuk memastikan semua bakal calon patuh terhadap hasil rekomendasi DPW. lowongan kerja lowongan kerja Toko Solopos.com, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Sumber: Solopos