Juventus Vs AS Roma, Sandungan Terberat Nyonya Tua

, Turin – Tampil di depan publik sendiri akan membuat Juventus bertempur tanpa kompromi saat menjamu AS Roma dalam lanjutan Seri A Liga Italia di Juventus Arena malam ini. Jika sukses meraih poin penuh dalam laga ini, penyematan gelar scudetto ke-28 pun ada kemungkinan tinggal menunggu waktu. Dari enam sisa laga musim ini, AS Roma menjadi satu-satunya tim yang berpotensi menjadi duri bagi Juventus. Setelah partai melawan Roma, tim besutan Antonio Conte itu tinggal meladeni Cesena, Novara, Lecce, Cagliari, dan Atalanta. Secara matematis, Juve tak bakal kesulitan membekuk kelima tim tersebut. Namun perkara menekuk Giallorossi–julukan AS Roma–adalah soal lain. Statistik pertemuan kedua tim tak begitu bagus buat Juventus. Dalam lima duel terakhir di Seri A, Juve hanya menang dua kali dan sekali kalah dari AS Roma. Sisanya berakhir seri. Namun si Nyonya Tua masih bisa bernapas lega, karena sepanjang musim ini, mereka belum pernah terkalahkan. Rekor tersebut akan membuat rasa percaya diri para pemain Juventus membuncah pada Senin dinihari nanti. Apalagi, dari 16 pertandingan Seri A di Juventus Arena, mereka memetik 11 kemenangan, 5 kali seri, dan tak pernah kalah. Sebaliknya, rekor buruk dibukukan AS Roma dalam laga tandang mereka. Dari 16 pertandingan tandang di Liga Seri A, mereka hanya menang 5 kali, 2 kali seri, dan 9 kali kalah. Mereka bahkan dipecundangi tim gurem Lecce 2-4 saat bertandang ke Via del Mare Stadium, 7 April lalu. Namun, dengan catatan seperti itu, menyepelekan AS Roma akan menjadi kesalahan besar. Apalagi kapten mereka, Francesco Totti, mulai bangkit dalam beberapa pertandingan terakhir. Roma, yang saat ini bertengger di posisi kelima, hanya tertinggal empat poin dari Lazio, yang menempati peringkat ketiga klasemen, yang menjanjikan tiket Liga Champions musim depan. Pelatih AS Roma, Luis Enrique, ada kemungkinan akan kembali memasang pemain bertahan Gabriel Heinze asal Argentina, yang sempat diparkir di bangku cadangan saat menekuk Udinese pekan lalu. Daniel de Rossi dan Simon Kjaer juga mungkin akan diturunkan. Bagi Juve, tekanan sesungguhnya bukan datang dari pasukan AS Roma, melainkan dari rival terberat mereka, AC Milan. Il Rossoneri–julukan AC Milan–kini berada di peringkat kedua dengan 67 poin, hanya selisih satu poin dari Juventus. Malam ini, Milan akan tampil lebih dulu dengan menjamu Bologna di Stadion San Siro. Jika Ibrahimovic cs sukses menekuk Bologna, untuk sementara waktu mereka akan merebut posisi puncak klasemen dari Juventus. Skenario kemenangan Milan itu diperkirakan bakal meneror mental para pemain Juventus saat mereka menghadapi AS Roma beberapa jam kemudian. Dengan demikian, dinihari nanti, pasukan Bianconeri ada kemungkinan harus membendung dua tekanan sekaligus: serangan AS Roma dan sodokan AC Milan. Dan itu bukanlah tantangan yang mudah. Perkiraan Susunan Pemain Juventus (4-3-3): Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Bonucci, Chiellini; Vidal, Pirlo, Marchisio; Pepe, Quagliarella, Vucinic. Roma (4-3-3): Stekelenburg; Rosi, Kjaer, Heinze, Jose Angel; Pjanic, De Rossi, Marquinho; Lamela, Totti, Osvaldo. AP | | DWI RIYANTO AGUSTIAR

Sumber: Tempo.co