Relawan Ahok-Djarot Tak Akan Terpancing Kampanye Negatif

Jakarta – Ketua Barisan Relawan Basuki-Djarot (Bara Badja) Soelianto Rusli (Ahi) mengatakan, pihaknya akan memunculkan prestasi Ahok menjadi langkah ampuh menghadapi kampanye negatif belakangan ini. Terkesan strategi yang sangat sederhana, tetapi itulah teknik yang bisa membuka mata publik. “Kampanye positif merupakan ciri khas pendukung Ahok. Kami tidak akan pernah melawan kampanye negatif dengan kampanye negatif pula. Kalau dengan cara begitu, rakyat bertambah bodoh, bukan dicerdaskan,” kata Soelianto Rusli di Jakarta Kamis (24/11). Soelianto Rusli mengatakan, Jokowi-Ahok bisa terpilih dalam Pilkada 2012 lalu, karena mengembangkan pikiran-pikiran positif. Rakyat Jakarta memperoleh penjelasan rasional, apa yang akan dilakukan Jokowi-Ahok. Ciri khas itu, tidak akan hilang, tetap dipertahankan. Bara Badja merupakan elemen yang dibentuk khusus oleh Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) untuk mendukung Ahok. “Kami yakin, kampanye negatif tidak akan bisa mengalahkan kampanye positif. Mengapa, masyarakat tetap mempunyai pandangan sendiri tentang kebenaran dan sesuatu yang salah. Kami tidak ragu,” kata Soelianto. Menurut Sulianto, kampanye negatif adalah ciri kelompok yang sudah panik, karena sudah merasa akan pasti gagal jika kampanye positif. Tak ada cara lain, akhirnya hanya mampu meninggikan calon sendiri dengan merendahkan calon lain,” kata Ahi. Meskipun Ahok sudah dinyatakan menjadi tersangka, di sejumlah daerah yang dikunjungi Ahok, sambutan masyarakat sangat antusias. Seperti Rabu (23/11), kunjungan Ahok ke Pulomas dipadari masyarakat, Ahok disambut luar biasa. “Masyarakat Jakarta kan sudah pintar, tak bisa dibodoh-bodohi lagi dengan kampanye negatif. Semakin mereka memojokkan Ahok dengan cara yang tidak rasional, masyarakat Jakarta akan semakin mendukung Ahok. Lihat saja nanti hasil TPS,” kata Ahi. Hotman Siregar/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu