Sehari, 102 Pengendara Sepeda Motor Terjaring Operasi Zebra Candi Solo

Razia Solo digelar lewat operasi Zebra Candi. Solopos.com, SOLO — Sebanyak 102 pengendara sepeda motor terjaring razia pada hari pertama Operasi Zebra Candi yang dilaksanakan tanggal 16-29 November 2016. Pengendara yang terjaring razia langsung diberikan surat bukti pelanggaran (tilang). Kanit Regident Satlantas Polresta Solo, AKP Sukarda, mengatakan hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2016 dilaksanakan di dua lokasi yakni di Jl. Ahmad Yani dan Jl. Bhayangkara. (Baca: Polresta Solo Pastikan Tak Ada Pungli) Pelaksanaan razia dilakukan pada siang hari dan malam hari. “Kami mendapati 102 pengendara sepeda motor terjaring razia. Pelanggaran yang dilakukan mulai dari melanggar marka jalan, rambu lalu lintas, dan surat-surat kendaraan tidak lengkap,” ujar Sukarda kepada Solopos.com , Kamis (17/11/2016). (Baca: Ini Lokasi Operasi Zebra Candi Solo) Sukarda mengatakan temuan pelanggaran lalu lintas paling banyak di Jl. Bhayangkara, Laweyan Solo. Satlantas pada hari pelaksanaan razia juga memberikan sosialisasi kepada pengguna kendaraan agar tertib berlalu lintas saat berada di jalan. “Kami tidak hanya memberikan surat tilang tetapi juga memberikan pengertian kepada pengendara akan pentingnya tertib berlalu lintas,” kata dia. Ia mengataakan pada hari pertama razia kemarin juga menyasar kendaraan roda empat tetapi tidak menemukan pelanggaran. Surat-surat kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pajak kendaraan lengkap. “Kami melakukan razia kendaraan dinas milik anggota TNI dan Polri saat berada di jalan raya. Namun, sebagian besar surat kelengkapan kendaraan lengkap,” kata dia. lowongan kerja lowongan kerja BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Sumber: Solopos