Ledakan Bom Lukai 2 Anggota Brimob Polda Banten

Rimanews – Dua orang anggota Gegana Polisi Daerah (Polda) Banten terluka karena terkena ledakan bom saat melakukan latihan penjinakan bom di Markas Komando (Mako) Brimob, Jalan Amin Jasuta, Kaloran, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang. “Memang benar ada anggota Gegana kami saat latihan menjinakan bom di Mako Brimob, terkena ledakan bom. Saat ini sudah dirawat di dua rumah sakit, Rumah Sakit (RS) Kencana dan Keramat Jati,” kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Ermayadi, kepada wartawan (04/12/2014). Baca Juga Pencari rumput temukan tas diduga berisi bom di Mojokerto Polisi ledakkan enam bom di Serpong Ada bom besar tersisa di kontrakan teroris Tangsel Teroris Tangsel siapkan serangan saat perayaan Natal Terduga teroris Tangsel sempat ingin lemparkan bom ke Densus Kedua korban tersebut adalah Iptu Arifin dan Bripda Yohanes. Bripda Yohanes harus dirujuk ke rumah sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, karena mengalami luka serius dibeberapa bagian tubuhnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua prajurit yang sudah mendapatkan pelajaran teori melakukan praktek penjinakan di salah satu ruangan di Mako Brimob pukul 14.35 wib, tetapi bom tiba-tiba meledak. Walaupun daya ledaknya tidak besar dua anggota brimob tersebut mengalami luka dibagian lengan dan serpihannya terkena bagian tubuh korban. Ia juga menjelaskan bahwa Bripda Yohanes yang baru masuk ke satuan Penjinak Bom Gegana Polda Banten ini mengalami luka parah sehingga harus dirujuk ke rumah sakit yang memadai. “Tangan itu bagian vital, mesti ada perawatan khusus,” terangnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Tim Gegana , Bom , Brimob , polda , korban , rs , Penjinakan , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews