KPU Bengkulu Tengah Perketat Verifikasi Faktual Calon Independen

Bengkulu- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, melakukan verifikasi faktual secara ketat terhadap dukungan bakal calon (balon) bupati-waki bupati dari jalur independen atau perseorangan. “Kita sudah minta anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Kabupaten Bengkulu Tengah, ini dilakukan agar calon yang lolos verifkasi benar-benar mendapat dukungan dari masyarakat,” kata anggota KPU Bengkulu Tengah, Supirman, di Bengkulu, Senin (5/9). Ia mengatakan, saat ini, anggota PPK sedang melakukan verifikasi dukungan KTP dari empat pasang calon bupati-wakil bupati jalur perseorangan. Verifikasi faktual ini dilakukan 10 kecamatan di Bengkulu Tengah. “Kita berharap pelaksanaan verifikasi berjalan lancar, sehingga pekan depan hasilnya sudah dapat diketahui yang lolos ikut pilkada,” ujarnya. Adapun empat pasangan balon bupati-wakil bupati Bengkulu Tengah, dari jalur independen yakni pasangan Arsyad Hamzah-Medio Yulistio, Hasperi-Irman Jaya, Muhammad Sabri-Laina Naini dan pasangan Henry Kuestomo-Ismail Bakaria. Sedangkan balon bupati- wakil bupati Bengkulu Tengah dari jalur parpol yang dipastikan akan maju pada pilkada 2017, sampai saat ini adalah pasangan Fery Ramli-Septi Periadi. Pasangan ini didukung 11 partai politik (parpol), yakni Golkar, PAN, Gerindra, Nasdem, Demokrat, PKB, PBB, Hanura, PKS, PKPI dan PDI-P. Deklarasi dukungan partai koalisi besar ini, telah dilaksanakan pada akhir September lalu. Pasangan Fery-Sepi merupakan calon patahana karena sampai sekarang Fery masih menjabat sebagai bupati Bengkulu Tengah. Sedangkan Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Muhammad Sabri pada pilkada 2017 maju melalui jalur independen. Dari pantuan SP di lapangan, calon independen yang diperkirakan akan lolos verifikasi faktual yakni pasangan Arsyad Hamzah-Medio Yulistio, karena mampu mengumpulkan 15.000 lembar fotocopy KTP. Sedangkan syarat dukungan yang harus diserahkan ke KPU sebanyak 8.000 lembar KTP saja. “Kami optimistis lolos verifikasi faktual karena cadangan KTP kita masih banyak mencapai 7.000 lembar lebih. Bahkan, sampai sekarang dukungan KTP dari masyarakat kepada kami masih terus mengalir,” kata Arsyah Hamzah. Usmin/WBP Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu