Pelatih Jawab Kekhawatiran Made Kehilangan Posisi Kiper Utama Arema

MALANG – Kiper Arema Cronus, Made Wardana, masih saja teringkat kesalahannya dalam mengantisipasi tendangan mendatar yang dilepaskan striker Pusamania Borneo FC (PBFC), Herman Dzumafo Epandi. Ketika itu dalam pertandingan terakhir babak 8 besar Grup E, di Stadion Maguwoharjo, bola menyusur tanah yang dilepaskan Herman Dzumafo dari luar kotak penalti meluncur tidak terlalu keras.  Made Wardana yang posisinya sudah tepat dalam mengantisipasi bola, ternyata tidak lengket dalam menangkap. Alhasil bola meluncur mulus ke gawang Arema, sehingga PBFC mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Beruntung dalam adu penalti Arema berhasil menang. Skor akhir menjadi 7-6.  Hanya saja momen itu membuat Made Wardana sedikit khawatir dengan posisi kiper utama yang sekarang disandangnya, setelah menggusur Kurnia Meiga. Kiper asal Bali itu jelas khawatir kesalahannya dalam mengantisipasi bola bisa kembali direbut Kurnia Meiga. Seperti diketahui Arema Cronus masih bertahan di gelaran Piala Jenderal Sudirman, setelah lolos ke semifinal sebagai juara Grup E babak 8 besar.  Namun demikian pelatih Arema, Joko Susilo, mengatakan Made Wardana tidak perlu trauma dengan kejadian itu. Meski Joko Susilo juga tidak secara gamblang tetap menjamin posisi kiper utama buat Made Wardana.  “Setelah pertandingan Made Wardana langsung bilang kalau sudah melakukan kesalahan. Buat saya sebagai pelatih, kesalahan pemain atau kiper di lapangan terbilang wajar. Bahkan kalau soal penalti, Roberto Baggio pun pernah gagal. Tidak ada yang perlu dipersoalkan,” ujar Joko Susilo. *Ari DP BERITA TERKAIT Sriwijaya FC Ikut Empat Turnamen 779 0 Kalah, Semen Padang Tetap Diguyur Bonus, Tapi Tahun Depan 659 0 Presiden Jokowi Siapkan Jamuan Makan Malam untuk Mitra Kukar 468 0 Pastikan Gelar Juara, Mitra Kukar Diarak di Tiga Kota 548 0 Sabet Gelar Juara, Pemain Mitra Kukar Diguyur Rp 1,5 Miliar 661 0

Sumber: TopSkor ID