Leicester Enggan Pasang Target Muluk di Liga Champions

VIVA.co.id – Claudio Ranieri tak mau memasang target tinggi untuk Leicester City di Liga Champions. Dia bahkan mengaku bakal cukup puas, jika timnya hanya menempati posisi 3 di Grup G, bersama dengan Club Bruges, Porto, dan Copenhagen. Namun, seperti dikutip dari Mirror , Rabu 14 September 2016, Ranieri berharap Leicester tetap bisa berkompetisi di Eropa setelah Desember, walau cuma di Liga Europa. Oleh karena itu dia mengatakan cukup puas, jika timnya hanya ada di peringkat 3 Grup G. The Foxes akan mendapat kesempatan di Liga Europa, jika gagal lolos dari fase grup Liga Champions. Ranieri tak mau memiliki harapan yang muluk, terutama setelah hasil yang kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan di Premier League musim ini. Manajer asal Italia itu mengatakan hanya menargetkan 40 poin di Premier League, yang cukup untuk membuat mereka terhindar dari degradasi. Sementara itu, di Liga Champions cukup dengan menjadi peringkat 3 grup, demi tiket Liga Europa yang lebih realistis bagi Leicester. Leicester sebagai juara Premier League, sebenarnya diunggulkan untuk bisa lolos dari grup bersama dengan Porto. Namun, setelah kekalahan telak dari Liverpool, akhir pekan lalu, Ranieri yakin timnya menderita “penyakit” yang biasa menimpa tim-tim juara Premier League di musim berikutnya. “Ada dua posisi untuk bisa lanjut ke fase gugur, tapi posisi 3 juga cukup untuk kami. Kami butuh mendapatkan pengalaman di Eropa. Penting bagi kami, untuk tetap bermain di Eropa setelah Natal. Saya tidak mau membuat ilusi bagi fans kami,” kata Ranieri. “Kami sangat paham musim ini sepenuhnya berbeda. Musim lalu semua pemain memberikan 120 persen, dan segalanya berjalan sempurna, dan kesempurnaan tidak semestinya ada. Kemudian, musim ini kami mungkin harus membayarnya (dengan penurunan performa),” ucapnya. Ranieri mengatakan tidak keberatan jika Leicester harus membayar dampaknya sekarang. Karena mereka telah mencapai banyak hal musim lalu. (one)

Sumber: VivaNews