Bulan Ramadan pemain PSIS harus introspeksi

Sindonews.com – Manajemen PSIS meliburkan seluruh pemainnya dari latihan selama bulan Ramadan, para pemain akan kembali berlatih setelah Lebaran. General Manajer (GM) PSIS Ferdinand Hindiarto menyatakan, keputusan meliburkan pemain, karena dinilai tidak aka efektif melakukan latihan, karena hanya bisa dilakukan sore hari atau malam hari. Selain itu, kata Ferdinand diliburkannya pemain lebih pada upaya supaya para pemain melakukan introspeksi diri, kenapa hasil putaran pertama tidak maksimal.”Saya ingin pemain instropeksi dan koreksi diri masing-masing, mengapa putaran pertama hasil tidak maksimal,”ujarnya. Dikatakannya, manajemen kecewa dengan hasil buruk pada putaran pertama babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia. Dari tiga pertandingan putaran pertama PSIS belum sekalipun memetik kemenangan. Dari hasil ini pun membuat posisi PSIS semakin sulit untuk mampu lolos babak Semi Final, bahkan PSIS butuh keajaiban untuk melaju ke babak berikutnya. Namun, meski kecewa dan nyaris tak ada peluang lolos, skuad mahesa jenar bertekad bakal tetap figh sampai akhir putaran kedua. Manajemen dan jajaran pelatih pun segera melakukan evaluasi secara menyeluruh. “Keputusan managemen PSIS, kami kecewa atas hasil putaran I, evaluasi akan kami lakukan dalam waktu dekat. Menghadapi putaran II, kami tetap akan fight sampai akhir,” kata General Manajer (GM) PSIS Ferdinand Hindiarto. Ferdinand menyatakan, meski kecil peluang untuk lolos masih ada, sehingga tidak ada alasan untuk tetap fight pada putaran kedua. Meski peluang sudah nyaris tak ada, tetapi sekecil apapun peluang harus tetap diperjuangkan sampai benar-benar kompetisi berakhir. “ Kami juga sudah menantang seluruh pemain, dan mereka siap untuk habis-habisan di putaran II,”imbuhnya. Dijelaskan Ferdinand, untuk menghadapi putaran kedua memang tidak akan mudah, apalagi dengan kondisi finansial tim yang saat ini masih tidak stabil. Untuk menghadapi putaran kedua, setidaknya manajemen butuh anggaran sebesar Rp800 juta, untuk menjalani dua kali pertandingan kandang dan satu kali tandang. Namun, meski begitu pihaknya tetap merasa optimis mampu melakoni semua pertandingan pada putaran kedua. Dengan diliburkannya latihan selama bulan puasa ini pun dimanfaatkan para pemain untuk kembali ke kampung halamannya untuk menjalankan Ibadah Puasa bersama keluarga.”Iya ini saya pulang ke Makasar, karena latihan diliburkan. Tapi tetap latihan sendiri di rumah, untuk menjaga kondisi,” ujar salah satu pemain PSIS Iksan Sania. ( wbs ) dibaca 1.156x

Sumber: Sindonews