BJB Incar Kredit Infrastruktur Tumbuh 40%

Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) membidik kredit infrastruktur dapat tumbuh hingga 40% pada akhir tahun ini, yang ditopang oleh banyaknya permintaan pembiayaan proyek-proyek di daerah. Direktur Utama BJB Ahmad Irfan mengatakan, hingga Agustus 2016 pertumbuhan kredit infrastruktur perseroan mencapai 38% dengan komitmen pembiayaan Rp 12 triliun. “Akhir tahun ini bisa sekitar 40%. Banyak proyek pemerintah daerah dan BUMN yang akan dibiayai,” kata dia di Jakarta, Jumat (14/10). Kredit infrastruktur, ujar dia, juga dapat menopang target pertumbuhan kredit sebesar 13-14% pada akhir tahun, di samping pasar utama BJB di pembiayaan segmen mikro. Pada kuartal IV-2016, kata Irfan, kredit infrastruktur BJB yang akan dicairkan adalah kredit untuk proyek kereta cepat perkotaan ( light rail transit /LRT) dan kredit untuk pembangunan Tol Soreang-Pasirkoja (Seroja). Sementara itu, pada 2017 BJB sudah menjajaki untuk pembiayaan proyek Tol Serang. Untuk menambah pendanaan agar kredit ekspansif, BJB juga berencana menerbitkan surat utang jangka menengah ( medium term notes /MTN) dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun. Namun, BJB masih mengkaji waktu yang tepat terkait penerbitan MTN tersebut. Pada kuartal III-2016, kredit keseluruhan BJB mencapai Rp 62,7 triliun atau tumbuh 15,7% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 54,5 triliun. Adapun rasio kredit bermasalah (NPL) turun menjadi 1,7% dari 2%. Pertumbuhan kredit tersebut memicu pendapatan bunga bersih sebesar 27,3% secara tahunan (year on year/yoy) dan memicu pertumbuhan laba hingga 55,6% atau menjadi Rp 1,39 triliun. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BJB mencapai Rp 72,9 triliun. Likuiditas BJB, jelas Irfan, masih longgar ditandai dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) sebesar 86,3%. Irfan menargetkan LDR naik di rentang 88-92%. Adapun rasio kecukupan modal ( capital adequacy ratio /CAR) meningkat menjadi 18,1%. Dengan meningkatnya CAR tersebut, Irfan mengatakan, ruang ekspansi kredit bagi BJB akan terbuka. /THM

Sumber: BeritaSatu