2014: Gol Tunggal Benzema Antar Madrid Jinakkan Muenchen

Metrotvnews.com, Jakarta: Real Madrid menunjukkan tajinya di pentas Liga Champions 2013–2014 saat berhadapan dengan lawan tangguh, Bayern Muenchen di babak semifinal. El Real menang dengan agregat fantastis, 5-0! Ditakdirkan berjumpa Muenchen di fase empat besar, tidakk sedikit orang yang pesimistis Madrid bisa menyingkirkan Muenchen yang kala itu dilatih pelatih jenius, Josep Pep Guardiola. Baca juga 1912: Debut Hebat Hugo Meisl sebagai Pelatih Austria 1995: Berakhirnya Kebersamaan Legenda Inggris dengan Republik Irlandia 1872: Digelarnya Laga Internasional Pertama di Dunia Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Pada leg pertama, 23 April 2014 atau tepat hari ini dua tahun yang lalu, Madrid yang berkesempatan jadi tuan rumah lebih dulu, sukses menekuk Muenchen dengan skor tipis 1-0. Karim Benzema jadi pahlawan Madrid kala itu dengan gol semata wayangnya. Kemenangan tipis di leg pertama tidak membuat Madrid berada dalam posisi diunggulkan. Masih banyak kalangan yang meyakini Muenchen mampu membalikkan keadaan di kandangnya, Allianz Arena, sepekan berselang. Namun, fakta yang berbicara di lapangan justru mengejutkan. Di luar dugaan, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan yang saat itu dilatih Carlo Ancelotti sukses mempecundangi Muenchen di hadapan puluhan ribu fan setianya. Reputasi Guardiola pun tercoreng usai timnya dibantai empat gol tanpa balas. Sergio Ramos dan Ronaldo jadi aktor antagonis buat Die Roten karena masing-masing sukses menyarangkan dua gol. Madrid pun melenggang mulus ke partai final untuk menghadapi rival sekotanya, Atletico Madrid yang sukses menyingkirkan Chelsea. Sejarah pun tercipta di mana ini merupakan kali pertama Derbi El Madrileno tersaji di partai puncak Liga Champions. Dalam laga final di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal, Madrid sempat dibuat ketar-ketir lantaran Atletico sukses mencetak gol lebih dulu lewat Diego Godin pada menit ke-36. Fan setia Madrid kian dibuat jantungan lantaran tim kesayangannya tidak kunjung mencetak gol balasan meski pertandingan sudah memasuki waktu 90 menit. Namun, keajaiban pun terjadi di masa injury time. Tepat di menit terakhir masa tambahan waktu, Sergio Ramos berhasil menanduk sebuah umpan pojok untuk membawa Madrid memaksakan skor 1-1 dan membawa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu 2X15 menit. Gol Ramos sukses membangkitkan kembali kepercayaan diri para pemain Madrid, sekaligus meruntuhkan mental bermain anak-anak asuh Diego Simeone. Hasilnya, Madrid sukses mencetak tiga gol tambahan lewat aksi Gareth Bale, Marcelo, dan penalti Cristiano Ronaldo. Menang 4-1, Madrid pun memastikan diri keluar sebagai juara dan merebut titel La Decima atau gelar ke-10 di Liga Champions. (ACF)

Sumber: MetroTVNews