Cetak Gol, Cara Ramos Bungkam Semua Kritikan

Itu ia lakukan sambil membawa Real Madrid lolos ke perempat final Liga Champions 2016–2017.
Madrid berhak melaju ke perempat final setelah menaklukkan Napoli dengan skor 1-3 pada leg 2 babak 16 besar, Rabu 8 Maret dini hari WIB. Ramos memegang peran penting dalam laga itu karena sempat menjadi inspirator lahirnya dua gol Los Blancos.
Sekitar sepekan sebelumnya, Ramos sempat dikritik oleh para fan Madrid dan pengamat sepak bola. Saat itu, ia dianggap sebagai biang keladi ditahan imbangnya Madrid 3-3 oleh Las Palmas hingga akhirnya Los Blancos harus tergeser dari pucuk klasemen sementara La Liga.
“Seminggu yang lalu saya dibunuh oleh kritikan. Saya bukan pahlawan sebelum bisa mencetak dua gol tadi. Saya hanya berusaha sebaik mungkin sepanjang pertandingan,” kata Ramos yang juga kapten Madrid seusai laga kontra Napoli.
Bukan tugas mudah bagi Madrid ketika mengalahkan Napoli di Stadion San Paulo. Tim besutan Zinedine Zidane sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama, dan secara statistik kalah dalam segi penguasaan bola. Beruntung, Ramos berhasil menjaga pertahanan dengan baik dan bahkan ikut menyumbang satu gol.
Ketika Napoli hanya butuh satu gol lagi untuk menggagalkan langkah Madrid, Ramos akhirnya berhasil mencetak gol balasan pada babak kedua. Gol itu diciptakan Ramos dengan sundulan setelah memanfaatkan umpan tendangan sudut.
Gol pertama Ramos tercipta langsung lewat kepalanya pada menit ke-51. Namun gol keduanya yang lahir pada menit ke-57, sempat membentur kepala Dries Mertens dan dianggap ofisial laga sebagai gol bunuh diri.
“Kami tertekan pada babak pertama. Tapi jika mengetahui rumusnya bukan masalah besar untuk memperbaiki itu. Terkadang, solusi itu memang tidak sesuai dengan latihan atau ketika diskusi. Tapi jika tetap berpikir positif tidak akan ada yang mustahil,” tutup Ramos mengomentari kemenangan Madrid.

Tweet

Penulis:MTVNEditor:Winarkodibaca:23596 Kali

personalized-baby-books.info data pengeluaran togel singapura Sumber: Lampost.co